<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/2982395108414742402?origin\x3dhttp://ceritarin.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
ceritarin@blogspot.com ♥
20 August 2009

Berangkatlah bekerja untuk mencapai keberhasilan.
Janganlah seperti dia yang berangkat bekerja, hanya agar tidak terlambat, agar tidak dimarahi, atau agar asal kelihatan ada. Jika alasan-alasan Anda dalam bekerja – tidak mulia, apakah Anda pantas bagi kemuliaan dari pekerjaan Anda?

saya baru saja blogwalking dan menemukan tulisan itu di salah satu blog. penulisnya bilang ia merasa tertampar. saya bilang : saya juga. dia mungkin entah di bagian yang mana, tapi saya di bagian di atas. kata-katanya pas, tidak kurang tidak lebih. .pas kenanya, pas tamparannya straigt on my heart..
S
aya jadi malu sendiri ni. karena terus terang saja, hari ini saya tidak masuk karena tidak enak perasaan. badan saya sih biasa-biasa saja. sehat waalfiat malah. Memang sebagai seseorang yang melankolis, perasaan memegang hampir 7o% dari bagaimana cara saya memandang hidup dan menjalaninya.. Seringkali saya harus berhenti hanya karena alasan-alasan sepele seperti tidak moodla, karena takut dimarahila, karena sudah terlambatla dan bla-bla-bla selainnya. Saya cenderung lupa pada apa yang seharusnya menjadi dasar saya bekerja dan meraih keberhasilan. Harusnya untuk suatu kemuliaan bukan?

dan apakah pantas jika saya menuntut kemuliaan tapi tidak mendasarinya dengan suatu kemuliaan juga?
Blogged with the Flock Browser